Selamat Tahun Baru 2009…

Sebelumnya saya mengucapkan…

selamat-tahun-baru-2009

Sekarang kita tinggal sedikit lagi menapakkan kaki di penghujung tahun 2008, tinggal menghitung hari tahun ini meninggalkan jejak waktunya, meninggalkan sejuta kenangan tak terlupakan, mempersilahkan “2009” untuk menggantikan dan segera mulai menghitung ulang sejarah kehidupan kita. Timbul pertanyaan, apa yang akan kita lakukan di 2009 nanti?

“Mudah-mudahan hari esok lebih baik dari hari ini”

Itu adalah sebuah kalimat yang sangat sering saya dengarkan dari orang-orang yang berbicara baik didepan saya maupun dari sebuah tulisan yang saya baca yang memiliki sebuah harapan untuk bisa lebih baik dari sekarang. Maksudnya, hari esok haruslah lebih baik dari sekarang dan begitu seterusnya lusa lebih baik lagi dari hari esok. Berbicara soal harapan tersebut tentunya tidak mudah mencapainya, kadang ada hambatan-hambatan yang membuat kita terhalang, kemampuan kita tiap hari itu berbeda-beda dan tidak selamanya dalam top performance untuk mencapai suatu impian akan perbaikan nasib esok hari.

Ada sebuah cerita yang menceritakan bahwa jika sebuah harapan masih ada maka segala sesuatu not impossible (mungkin juga yah). Cerita yang pernah saya baca dan sudah memasyarakat walau tidak tau siapa yang sebenarnya menciptakannya tapi saya berterima kasih kepadanya (Makasih yah, mudah-mudahan amalnya bertambah). Kebetulan dosen saya juga pernah bercerita tentang hal ini, dia menyampaikannya dengan betul-betul menghayati sehingga kami seruangan dapat memahami betul-betul makna dari cerita tersebut.

Kisah Empat Lilin

Ada 4 lilin yang menyala, dalam sebuah ruangan, Sedikit demi sedikit mereka habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”

Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”

Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:”Aku adalah Cinta”
“Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.”
“Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.”
“Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya. ”

Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!” Lalu ia menangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:

” Akulah H A R A P A N “

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N.
Yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

Dari kisah Lilin harapan tersebut kita dapat mengambil sebuah hikmah, bahwa jika sebuah harapan tumbuh dari dalam diri kita maka ketiga poin diatas yaitu iman, damai dan cinta akan tetap selalu hidup sekecil apapun itu. Mereka akan selalu mendampingi kita kemanapun kita melangkah.

Dipenghujung tahun ini, kita bisa menghitung seberapa besar sih iman yang telah kita miliki, berpegang teguh pada suatu keyakinan dan tidak ragu terhadap-Nya. Dengan iman segala belenggu kemaksiatan bisa kita hindari, dengan iman kita bisa kuat menahan godaan, dengan iman kita dapat mempertahankan keyakinan kita, dengan iman kita sadar hak dan kewajiban kita sebagai seorang hamba yang diciptakan di dunia panggung sandiwara. [  Malu sama ustadz nih…]

Dipenghujung tahun ini, kita bisa menghitung seberapa besar kesadaran kita akan kedamaian, bagaimana kita menjaga agar selalu dalam kondisi yang kondusif, tenggang rasa, saling menghormati antara satu dengan yang lain. Memberi rasa damai kepada orang lain itu penting karena dengan perasaan yang selalu damai membuat kita tenang dalam melakukan sesuatu pekerjaan. Jaga hidup kita selalu dalam keadaan damai, No War!!! Walaupun bukan berarti kita tinggal diam jika hak kita diinjak oleh orang lain.

Penghujung tahun ini kita bisa menghitung seberapa besar cinta kita. Cinta kepada antara sesama manusia (anak orang boleh juga, kan untuk masa depan yang cerah dan kebahagiaan lahir bathin, ingat kita diciptakan saling berpasang-pasangan), mahluk ciptaan tuhan dan terlebih lagi sama yang diatas yang telah menciptakan seluruh apa yang ada di bumi dan di langit.

Dari hitung-hitungan itu kita bisa menilai seberapa besar harapan kita di 2009 nanti. Apa yang dapat kita lakukan di tahun-tahun yang akan datang dan seberapa besar peran kita ketika esok kita masih diberikan kesempatan untuk hidup, merasakan nafas di awal tahun 2009. Mudah-mudahan kita bisa berbuat yang lebih lagi dan esok lebih baik dari hari ini.

6 thoughts on “Selamat Tahun Baru 2009…

  1. Beberapa jam lagi tahun akan berganti … dan kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada 12 bulan kedepan, yang bisa kita lakukan adalah menjadi baik dan menjadi tambah baik.

    Selamat tahun baru ya mas …

  2. Selamat Tahun Baru 2009, ambil hikma yang dapat dipetik pada tahun 2008 dan tahun2 sebelumnya, semoga tahun ini merupakan tahun yang lebih baik dari tahun2 sebelumnya dan semoga masih diberi kesempatan untuk mengucapkan selamat tahun baru 2010.

    ================

    Amin…
    Semoga kita semua panjang umur mas🙂

  3. Selamat tahun baru juga…
    Moga besok jadi lebih baik.😎
    Dan moga kita ga mati kaya lilin2 itu.

    =======================

    Makasih mas atas doanya, smoga mas jg panjang umur yah😀

  4. Selamat yah terpilih sebagai pertumbuhan Wp tercepat…… blog anda memang keren penuh gairah….(hehehehe gairah?! apaan tuh). Salam tuk keluarga dan semoga sukses selalu. Tunggu yah kedatangannya di myblog. Okay…

    ===========================

    Makasih mas atas kunjungan ke blogku,Tunggu kunjungan baliknya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s