Kenapa Orang Indonesia Makannya Banyak Dibandingkan Orang Barat?

Pertanyaan ini lagi menggaung didalam pikiranku, kenapa yah kita dari bangsa Indonesia makannya lebih banyak atau mungkin lebih banyak dari orang barat walau dengan postur yang lebih kecil dibandingkan kebanyakan ras lain didunia kita bisa mengalahkan konsumsi perhari mereka?

Kalo dipikir-pikir, betul juga pendapat kebanyakan orang kalo orang Indonesia makannya lebih banyak dibandingkan dengan orang barat. Orang Indonesia makan dengan 1 piring, kadang 2, malah kadang lebih lagi agar perutnya dapat kenyang, sedangkan orang barat kurang dari yang biasa kita konsumsi jika dihitung dari kuantitasnya. Kenapa bisa begitu kenyataannya? Jawaban dari pertanyaan seperti ini sebenarnya tergantung dari kita. Apapun pandangan orang tentang fenomena ini sah-sah saja, karena setiap orang itu sudut pandangnya bisa saja berbeda-beda. Walaupun sama, mungkin saja itu suatu pendapat pribadi yang disepakati oleh orang lain atau secara kebetulan sama.

Kita orang Indonesia jangan cepat tersinggung dan marah dikatakan begitu kalau memang hal ini jelas terbukti, menurut saya lumrah saja kita mungkin makannya lebih banyak dari orang barat, selain untuk memenuhi permintaan perut agar kenyang, pemenuhan agar tercapainya gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, juga jenis pekerjaan kita yang agak berbeda dengan “mereka” mengingat negara kita termasuk Negara agraris yang penduduknya masih menggantungkan hidupnya dengan bertani dan menuntut bekerja lebih keras menggunakan tenaga. Nah agar kita mempunyai tenaga ekstra, kita harus banyak memiliki cadangan kalori jadi kita meski banyak makan, iya kan?.

Kalo dibarat pertaniannya sudah sedemikian canggih, untuk mengolah sebuah kebun mulai dari menanam sampai pada masa panen, mesin sudah memegang hampir semua kegiatan dari awal sampai akhir. Peralatan berupa traktor, pesawat untuk memberi pupuk dan menciptakan hujan buatan, mesin panen , alat angkut hasil panen dan lain sebagainya sangat mendukung mereka dalam berproduksi. Beda dengan kita, tenaga manusia hampir dipergunakan seluruhnya untuk mengolah sebuah sawah atau kebun dikarenakan kurangnya sebuah alat bantu canggih yang bisa menggantikan tenaga manusia. Meskipun mungkin sudah ada yang bisa mengadakan peralatan pertanian tersebut menyerupai dengan yang dipakai di Negara maju tapi itu masih dalam skala kecil saja. Orang sudah menggunakan mesin, kita masih menggunakan cangkul dan sabit, boleh dikatakan Peralatan kita mungkin 20-30 tahun atau lebih dibelakang mereka. Habis sudah tenaga kita sedangkan mereka palingan kehabisan bahan bakar.

Ini cuman sebuah contoh dan masih banyak lagi alasan lain mengapa kebiasaan orang Indonesia makannya bisa banyak. Sebenarnya gizi makanan kita tidak kalah dengan makanan yang tersedia di bagian barat sana cuman kesadaran kita dalam memenuhi kebutuhan gizi perharinya masih kurang dan kurang mampu-nya kita memenuhi makanan yang 4 sehat 5 sempurna, apalagi sekarang harga makanan semakin mahal akibat imbas dari kenaikan harga minyak dunia yang semakin hari makin tinggi. Dari dulu sampai sekarang belum ada solusi jika BBM naik bisa menghemat kebutuhan kita yang rata-rata pendapatan perkapitanya rendah.

Nasi sebagai makanan pokok kita memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yang bisa memberikan kita banyak kalori, jadi buat apa malu kalo kita makannya banyak? Dengan kenyang kita akan merasa bahagia, ada tenaga untuk melakukan hal-hal lain yang bisa menutupi rasa lapar kita nantinya. Kenyang bukan berarti kaya tapi kita sudah memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam bertahan hidup. Ada persamaan kita dengan mahluk lain seperti hewan dan tumbuhan, mereka makan untuk hidup dan kitapun begitu adanya.

Tulisan diatas cuman pendapat penulis belaka, penulis bukan pakar gizi, ekonomi, politik jadi penulis cuman berharap kebebasan dalam berpendapat. tidak ada maksud propaganda apalagi ganda setengah.

2 thoughts on “Kenapa Orang Indonesia Makannya Banyak Dibandingkan Orang Barat?

  1. alasan lain omeng: karena Indonesia negara agraris, sawah di mana-mana, punya banyak beras, masak nasi hampir tiap hari, daripada nasinya basi, ya porsinya digedein🙂 Bemanaga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s