Rahasia Indah

Kemarin temanku sedang bercerita tentang kisahnya sewaktu masih di SMU, semacam curhat gitu… Dia sangat suka dengan Lagu Rahasia Indah – Ale. Setelah panjang pendek bercerita kiri kanan atas bawah muka belakang, saya pun menawarkan bagemana kalo kisahnya itu saya posting saja biar banyak yang baca dan terharu??? Diapun menjawab, boleh-boleh saja…

Biar baca pendahuluannya tidak kelamaan, mending kita langsung saja…

Tak terbayangkan berjumpa dengan dirimu

Menjadi awal kisah kita berdua

Terlanjur jauh sudah ku jatuh hati padamu

Tanpa kupikir lagi nyatanya ku salah

Reff Mengapa tak kau katakan kau telah berdua

Mengapa berdusta tuk raih cintaku

Mestinya kau jujur padaku tulus padaku

Mungkin ku tak membalas

Ku tak mau berbagi cinta dengan nya

Karena ku tak ingin ada yang terluka

Biarlah yang lalu menjadi sebuah

Rahasia indah kita berdua

Dia yang pantas dapatkan cinta darimu

Karena dia yang pertama mencintamu

Kini berakhir sudah kepada keputusanku

Meskipun itu perih kurela kau pergi

Rahasia Indah, Ale

Lagu itu mengingatkan aku pada sebuah kejadian dulu dimana aku menjadi seorang murid baru di salah satu SMA di kotaku. Setelah beberapa minggu aku bersekolah aku udah mulai akrab ama banyak teman di antaranya teman sebangku aku bernama Ulfia. Kami mulai akrab dan sering jalan berdua tapi walaupun sering jalan bareng dia orangnya gak terlalu terbuka ama masalah yang di hadapinya dan tentang kehidupannya.

Suatu saat di acara ultah teman sekelasku Ulfia mengenalkan aku dengan seorang cowok yang bernama Irvan, dari awal aku berkenalan kami berdua terlihat akrab, kami saling bertukar nomor telepon. Sejak awal itu mengenalnya aku mulai menyukai sosok Irvan dia orangnya nyambung jika di ajak ngobrol, apalagi setelah ulfia menceritakan kepribadian seorang Irvan.

Beberapa minggu setelah pertemuan itu aku dan Irvan mulai saling smsan dan telpon-telponan kami terlihat akrab dan juga kami sering jalan bareng. Tapi setiap pertemuan kami ini tidak pernah diketahui oleh Ulfia. Sebulan kami jalan Irvan menyatakan cintanya kepadaku, karena aku merasa cocok dengan dia akhirnya aku pun menerimanya.

Lima bulan sudah kami menjalani hubungan ini, dan aku merasa bangga mempunyai seorang pacar seperti dia, dia tidak saja berperan sebagai pacar tapi dia juga bisa menjadi seorang kakak yang bisa mendengarkan semua keluh kesah aku. Dia ada di saat suka maupun duka.

Hari ini aku melihat Ulfia menangis di kelas aku berusaha untuk menghiburnya dan aku sempat kaget karena Ulfiah yang aku kenal agak tertutup mau menceritakan masalah yang di hadapinya. Dia menceritakan tentang masalah bersama pacarnya. Yang membuat aku kaget lagi ternyata Ulfia selama ini mempunyai pacar, bagaimana sosok pacarnya itu aku pun tidak mengetahuinya.

Dia mulai menceritakan semuanya setelah dia bercerita maka mulai lah aku bertanya siapa sebenarnya cowok yang menjadi pacarnya selama ini karena sejak aku berkenalan dengannya dia tidak pernah memperkenalkan ataupun menceritakan tentang cowok itu.

Dia pun menberitahukan kalau pacarnya itu adalah Irvan, aku yang mendengarnya kaget seperti kesambar petir di siang bolong. Aku tidak menyangka aku telah merebut pacar sahabat aku sendiri yang telah di pacarinya selama setahun.

Pulang sekolah aku bergegas untuk pulang karena aku udah ada janji untuk bertemu dengan Irvan di salah satu tempat favorite kami berdua yaitu taman ria, sesampai di tempat ketemuan aku melihat Irvan sedang duduk sendirian. Aku pun menghampirinya dan mulai bercerita tentang kejadian tadi di sekolah dia agak sedikit kaget akupun memaksanya untuk jujur ke aku. Setelah dia menceritakan semuanya tidak terasa air mata ku pun jatuh, orang yang selama ini aku percayai ternyata dia membohongi aku. Aku pun mengambil sebuah keputusan untuk memutuskannya walaupun sakit yang ku rasa. Biarlah aku yang mengalah dan mundur dari hubungan ini dari pada aku harus menyakiti hati sahabatku sendiri. Persahabatan buatku adalah segala – galanya. Awalnya aku sulit untuk melupakannya apalagi akhir – akhir ini aku biasa melihat mereka berdua. Tapi sekarang Alhamdulillah aku bisa melupakannya walaupun tidak semuanya akan terlupakan. Biarlah hubunganku dengan Irvan menjadi Rahasia Terindah seperti lagu yang di bawakan Ale.

6 thoughts on “Rahasia Indah

  1. Wah….koq bisa ya…
    menurut gw sih..yang harus disalahkan adalah si irfan..
    koq bisa2X dy macarin 2 cewe yang sedang bersahabat.
    ya…tapi ini kan masalah perasan juga, jadi susah. kenapa juga si ulfia g pernah cerita kalo dy udah punya pacar, toh sudah setaun jalan. nah…berarti kualitas persahabatan writer dengan ulfia masih blum sempurna..karena bagi gw persahabatan yang sempurna adalah yang bisa berbagai segala hal..suka dan duka…tapi bukan berbagi cinta nah..:-))

    ini pelajaran bagi semua orang, kalau punya pacar, cepat2 dikenalin ke teman2 supaya ga terjadi tuch jeruk makan jeruk🙂

  2. tragis dan mengharukan….
    bwt gw g ada lagi yang pantas disalahkan slain si Irvan mata keranjang…koq bisa-bisanya ya dia ampe jatuh cinta pada dua cewe yang bersahabat…
    g punya pendirian banget jadi cowo’. gw sebagai laki2 merasa dilecehkan..bukan apanya…sikapnya justru merusak predikat laki2 stia sperti gw:-)..
    si ulfia juga…kenapa punya cowo malah disembunyiin..seandainya saja dia mau terbuka dari awal sama sahabatnya pastilah g akan kejadian kan?…
    jadi ini pelajaran bwt yang nanti baca…kalo qt punya pacar sebaiknya langsung diperkenalkan kepada khalayak umum..supaya menjaganya dari hal2 yang ditakutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s