Pantai Losari

Sejak diresmikan pada awal januari lalu, kini Pantai Losari sudah sangat berbeda dan terlihat lebih indah dari beberapa tahun lalu yang kelihatan semrawut. Tinggal separuh tempat yang masih seperti bentuk aslinya sehingga kadang orang yang telah lama meninggalkan Makassar pasti akan terkagum-kagum jika melihat wajah dari ikon makassar sejak jaman baheula ini. Iya Pantai Losari telah berganti kulit menjadi Pantai Losari yang indah dan agak modern dikit.

Hampir di setiap sudut dari tempat rekreasi tersebut sudah direnovasi. Sehingga sekarang lebih terasa nikmatnya jika kita datang ke tempat itu. Ada banyak tempat untuk bersantai disediakan hingga tidak lagi terkesan seperti pasar. Tempat ini pun menjadi pasang muda-mudi yang lagi di mabuk cinta (nakenna lope-lope) untuk memadu kasih.

Tidak jarang saya melihat pemandangan yang saya kira agak lucu juga jika dicermati. Di berbagai sudut keliatan selalu saja ada pemandangan “perang-perangan” walau dalam skala kecil dan tidak mematikan. Cubit di balas dengan cubit, peluk dibalas dengan peluk, rayu dibalas dengan rayuan terlihat sangat sering terjadi. Wajar saja jika pantai losari akhirnya menjadi tempat yang bagi orang yang pernah mengunjungi tempat tersebut sulit untuk melupakannya.

Pemandangan seperti diatas kayaknya akan bertambah lagi. Kita akan sering-sering melihat orang bersantai ria dengan di temani sebuah laptop. Napa bisa? Pacaran sama laptop atau ikut tren Tukul Arwana di acara empat mata itu?

Jawabnya adalah :

Sekarang pantai losari sudah dilengkapi jaringan internet tanpa kabel. PT Telkom bekerja sama Pemkot Makassar pada Minggu 27 Mei kemarin merilis layanan hotspot di Pantai Losari sebagai hadiah HUT ke-400 Kota Makassar. Hal ini dilakukan supaya kita bisa melek sama yang namanya internet. Katanya sih gratis selama sebulan ini jadi buruan saja bagi yang punya laptop silahkan datang ke Pantai Losari mumpung lagi gratis-gratisnya.

Sepertinya tempat kebanggaan kita ini dibuat untuk memanjakan masyarakat makassar selain sebagai tempat rekreasi juga sudah di lengkapi jaringan internet nirkabel. Makassar sebagai barometer daerah wilayah timur Indonesia memang harus seperti itu. Apalagi jika ditelusuri kalo masih banyak penduduk yang berada di luar jawa belum ngerti sama yang namanya internet. Hal inilah yang mendorong Pemkot Makassar menambah fasilitas internet untuk pantai losari.

Sebagai salah satu tempat rekreasi, ada sebuah fenomena yang saya dapatkan dari ikon Makassar ini yang membuat saya bangga dengannya. Dari sekian banyak friendster yang saya kunjungi yang notabene milik friendster anak makassar juga. Saya banyak mendapatkan gambar pantai losari di situs pertemanan tersebut. Itu membuktikan kalau pantai losari sangat dibangga-banggakan baik di dalam maupun di luar sulawesi selatan. Seakan ingin mengatakan inilah wajah dari Pantai Losari yang begitu indah dan sekarang terkenal dengan anjungannya.Hmmm nda tau apami lagi mo kubilang, habismi bahanku bela😛.

Sayang saya tidak pernah kesampaian untuk memajang gambar pantai losari untuk dipajang di Friendster karena jika ke sana selalu saja kalau bukan kelupaan, juga memang saya tak punya kamera hehehe.

5 thoughts on “Pantai Losari

  1. ia bede cantikmi losari tapi sayangnya lamami tidak kesanaka, maklum lagi ngadu nasib di luar Makassar, cuma bisa ngintip via browsing

    btw, butuhka kodong foto” losari, ada yang bisa bantukah? salam kenal inna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s