Leo Korban Pertama Didepak

Setelah beredar isu akan adanya pencoretan pemain yang sebelumnya sangat dirahasiakan oleh pengurus yang membuat jantung para anggota PSM Makassar berdegup kencang, kini sudah mulai terlihat kejelasannya siapa saja yang bakal terdepak.

Para pengurus mulai melakukan pencoretan pemain yang dinilai kurang memberikan kontribusi yang cukup berarti selama putaran pertama berputar. Kenyataan tersebut mulai terlihat dengan terdepaknya Leo Chitescu sebagai korban pertama pencoretan pemain yang dinilai tidak maksimal.

Leo dianggap tidak dapat beradaptasi dengan gaya permainan PSM Makassar keras dan cepat. Kadang terlihat di lapangan Leo selalu kalah dalam perebutan bola walau hanya berduel dengan pemain lawan yang memiliki postur kecil. Namun dibalik ketidakpuasan pengurus akan performa Leo pada putaran pertama LIGINA XIII tersebut ada klub yang bersedia menampung Leo setelah dia di coret dari daftar skuad PSM Makassar. PERSMA Manado merupakan klub yang bersedia menampung pemain dari Rumania tersebut. Bahkan menurut kabar sudah lama PERSMA yang membutuhkan penambahan pemain depan melakukan kontak dengan para pengurus tentang kejelasan kontrak pemain tersebut di PSM Makassar.

Memang sih kalo diliat Leo merupakan salah satu pemain yang cukup berkualitas namun mungkin gaya bermain pemain eropa timur tidak sesuai dengan PSM Makassar sehingga pengurus memilih tidak memperpanjang kontrak pemain tersebut hingga akhir kompetisi.

Selain Leo Chitescu juga akan ada pencoretan pemain asing lain yang dianggap kontribusinya kurang seperti Leo tersebut. Carlos Alberto Bergottoni sekarang sudah berada di ujung tanduk akan keberadaannya di PSM Makassar. Dia setiap saat harus siap-siap saja angkat koper jika memang pengurus menganggap dia sudah tidak layak lagi di pertahankan. Sementara pencoretan pemain lokal juga akan ada yang akan terdepak dari skuad pasukan Ramang.

Dengan adanya pencoretan tersebut, para pengurus mengharapkan bisa mendapatkan pemain asing baru maupun lokal yang dinilai bisa memberikan kontribusi yang lebih demi mewujudkan target juara LIGINA musim ini. Memang sebuah keputusan yang realistis mengingat sudah lama publik mendambakan gelar juara dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai kiblat dari persepakbolaan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s