Sang Legenda Telah Pergi

ChrisyePergilah kasih kejarlah keinginanmu, Selagi masih ada waktu…
Jangan hiraukan diriku, aku rela berpisah demi untuk dirimu…
Smoga tercapai sgala keinginanmu… (Chrisye – Pergilah Kasih)

Mungkin itulah salah satu penggalan lagu yang sampai saat ini tidak bosan-bosannya saya dengarkan sebagai pengantar kepergian sang legenda yang kini telah tiada. Iya kini publik figur tersebut telah tiada dan meninggalkan luka yang dalam bagi dunia permusikan kita.

Almarhum Chrisye menghembuskan nafas terakhirnya subuh jam 04.08 jum`at 30/03/07. Setelah 3 dekade menghibur seluruh penikmat musik indonesia dan menjadi panutan bagi para musisi kita merupakan salah satu penyanyi yang semasa hidupnya hingga hembusan nafas terakhirnya merupakan penyanyi yang sangat konsisten dan rela mengorbankan seluruh waktunya untuk memajukan dunia permusikan kita.

Almarhum memang dalam 3 tahun terakhir menderita sakit yang berkepanjangan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah duka subuh tadi meninggalkan seorang istri bernama Yanti dan akan di makamkan setelah waktu shalat jum’at. Rasanya ga bisa berkata-kata nih dengan kepergian sang legenda kita ini.

Pada waktu peluncuran buku “Chrisye Sebuah Memoar Musikal”, di Jakarta, Sabtu 17 Februari 2007 digelar tanpa kehadiran sang legendaris. Kondisi fisik almarhum dalam dua minggu terakhir itu memburuk karena menderita penyakit kanker sehingga tidak bisa hadir dalam peluncuran buku tersebut. Buku yang ditulis oleh Alberthiene Endah mengulas banyak hal yang patut diketahui para musisi muda dan almarhum tampaknya tak ingin menyimpannya sendiri. Dalam buku “Chrisye Sebuah Memoar Musikal” tidak hanya bertutur tentang riwayat hidup Chrisye layaknya sebuah buku biografi akan tetapi buku itu juga berisikan perjalanan hidup dan karir bermusik Chrisye sehingga tidak semata bercerita tentang kehidupan pribadi.

Mungkin tugas sang legenda telah berakhir dalam memajukan dunia permusikan kita sehingga dia kini dipanggil menghadap sang kuasa. Kini sosok itu telah tiada akan tetapi usaha yang dia lakukan selama ini dalam memajukan dunia permusikan di Indonesia pasti akan membawa dampak postif. Smoga tuhan memberikan tempat yang layak bagi almarhum. Amin.

Kesan Di Matamu (Chrisye)
——————————–
Kadang aku
Masih saja mencari
Bayangan dirimu
Terasa rindu
Yang tak pernahkan hilang
Walau ditelan waktu

Kadang saat kemaraupun Hujan
Kadang malam tak berbintang
Apakah mungkin yang kurasakan
Akan jadi kenyataan
Oo oo oh(di matamu)

Seakan matamu bicara
(Tentang cinta)
Yang tak mampu untuk Berkata
Jangan biarkan kutersiksa
Terlena tak berdaya
Diantara kesan di matamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s